Sosial Media
0
News
    Loading..
    Home Pendidikan

    Guru Tuban Berjuang!, Tak Mau Menyerah. DPRD Dampingi Menuju Kemenpan-RB Demi Nasib PPPK 2023.

    "DPRD Tuban bertekad bulat untuk memperjuangkan nasib para guru Passing Grade pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023. "

    2 min read

    Guru Tuban Berjuang! DPRD Dampingi Menuju Kemenpan-RB Demi Nasib PPPK 2023: Tak Mau Menyerah!

    Tuban,sambong.web.id - Gelombang perjuangan para guru honorer di Tuban tak kunjung surut! Kali ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban bertekad bulat untuk memperjuangkan nasib para guru Passing Grade pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023.

    Sebuah langkah berani dan penuh dedikasi diambil DPRD Tuban, yang menunjukkan kepedulian mereka terhadap nasib para pahlawan tanpa tanda jasa di Tuban.

    DPRD Turun Tangan, Dampingi Guru ke Kemenpan-RB!

    Pada Selasa (29/10/2024), DPRD Tuban secara langsung mendampingi perwakilan guru Passing Grade menuju Kantor Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta.

    Langkah ini diambil setelah para guru menggelar aksi massa di Tuban pada Rabu (16/10/2024), menuntut Surat Keputusan (SK) untuk mengikuti PPPK 2024.

    Para guru, yang telah lama mengabdi dengan penuh dedikasi di dunia pendidikan, menginginkan kepastian masa depan. Mereka berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.

    DPRD Tuban, yang selama ini dikenal sebagai wakil rakyat yang peka terhadap aspirasi masyarakat, berinisiatif untuk menjadi jembatan bagi para guru.

    Ketua Komisi IV DPRD Tuban, Sri Rahayu, menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk menyalurkan aspirasi para guru secara langsung kepada para pemangku kebijakan. "Semoga pertemuan ini membawa hasil positif," ujar Sri Rahayu.

    Pemkab Tuban Dukung Penuh, DPRD Jembatani Aspirasi!

    Sri Rahayu juga menyebutkan bahwa DPRD Tuban telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dan mendapat dukungan penuh untuk memperjuangkan aspirasi para guru. "Kami berharap Pemkab Tuban juga bisa ikut serta dalam pendampingan ini," ungkapnya.

    Dukungan penuh dari Pemkab Tuban menunjukkan bahwa pihak pemerintah daerah juga sangat peduli terhadap nasib para guru honorer. Mereka menyerukan agar aspirasi para guru dapat disampaikan dengan baik dan mendapat tanggapan yang positif dari Kemenpan-RB.

    Guru Tuban Tak Mau Menyerah, DPRD Janji Kawal Sampai Tuntas!

    Istri dari Sekretaris Daerah tersebut menambahkan bahwa perubahan kebijakan yang sering terjadi menjadi salah satu kendala dalam penyampaian aspirasi para guru. Namun, DPRD Tuban berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan aspirasi para guru tersampaikan dengan baik.

    "Kami akan terus berjuang untuk memastikan bahwa para guru mendapatkan kepastian dan kejelasan terkait nasib mereka sebagai guru PPPK 2023," tegas Sri Rahayu.

    Langkah DPRD Tuban ini merupakan bukti nyata dari janji mereka untuk menjembatani para guru dalam menyampaikan aspirasi ke Kemenpan-RB, setelah Forum Guru menggelar aksi di depan Gedung Pemkab Tuban dan Gedung DPRD Tuban beberapa waktu lalu.

    "Semoga perjuangan para guru di Tuban ini mendapatkan respon positif dari Kemenpan-RB dan terwujudnya kejelasan nasib para guru honorer di Tuban," ujar Sri Rahayu dengan penuh harapan.

    #GuruTuban #PPPK2023 #DPRD #KemenpanRB #NasibGuru #AksiMassa #PassingGrade #Kabartuban

    Komentar
    Additional JS